rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

Rabu, 19 Januari 2011

Sejarah Telematika

Sejarah Telematika

Zaman dahulu, sekarang dan di masa depan.

Di dalam perkembangan telematika telah banyak terjadi beberapa perkembangan dan mengalami beberpa periode yang ada di dalam telematika :

Periode yang pertama (Zaman Dahulu) yaitu berlangsung diakhir tahun 1970 sampai akhir tahun 1980. Perkembangan telematika di Indonesia pada tahun 1970 itu cukup terbatas dengan kurangnya perhatian dari pemerintah dan pada tahun itu kurangnya listrik yang ada di Indonesia.Oleh karena itu di Indonesia perkembangan telematika terbilang cukup lambat. Begitu pun pada tahun 1980, penggunaan teknologi di Indonesia masih sangat terbatas untuk digunakan. Pada tahun 1980 di Indonesia baru mengenal adanya email, karena baru dirintis pada tahun 1980. Dan di tahun ini pun kita masih sangat jarang mendengar bahasa-bahasa yang digunakan dalam telematika. Di Indonesia tahun 1983, TVRI (Televisi Republik Indonesia) menyiarkan teleconference yang di jadwalkan hampir satu bulan sekali antara Presiden Soeharto yang pada saat itu berada di Jakarta melakukan teleconference dengan para petani yang berada diluar Jakarta. Sejak periode inilah masyarakat Indonesia mulai belajar menggunakn telematika.

Periode yang kedua (Sekarang) yaitu berlangsung pada tahun 1990. Pada tahun ini teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat Indonesia sudah mulai mengenal apa itu telematika. Pada saat itu, jaringan radio amatir pada tahun 1990 sudah mulai ramai berkembang. Selain itu, pad tahun 1990 milis pun sudah mulai diperkenalkan dan dikembangkan di Indonesia. Milis sekarang sudah banyak digunakan pada masyarakat, karena banyak sekali manfaat jika menggunakan milis. Dengan masuknya internet pada tahun 1994 di Indonesia, milis merupakan yang paling sering digunakan oleh banyak orang. Dan pada tahun 1994 juga mulai beroperasinya ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia yaitu INDOnet.

Dengan berkembangnya telematika di Indonesia selama beberapa tahun setelah itu, terlihat dampak yang sangat berarti bagi Indonesia seperti mendorong usaha dagang di dalam masyarakat dan mendorong kesadaran politik di Indonesia. Dan karena itu lah mulai bermunculan televisi swasta seperti SCTV (Surya Citra Televisi) dan RCTI (Rajawali Citra Televisi).

Semakin lama teknologi telematika semakin berkembang dengan adanya komputer, internet, pager, HP yang mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Pada saat itu juga muncul pelayanan komunikasi yang sering kita pakai seperti WARTEL (Warung Telephone) yang dulu sangat banyak sekali digunakan oleh masyarakat dan jika dilihat sekarang munculnya rental komputer dan WARNET (Warung Internet) untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat yang menginginkan informasi yang cepat.

Selanjutnya periode yang terakhir (Masa Datang), periode ini merupakan awal munculnya dunia digital dimana masyarakat luas sudah mulai diperkenalkan dan siap untuk menggunakan kemajuan teknoligi dari telematika. Dengan tersedianya berbagai macam kebutuhan teknologi yang dapat dengan mudah didapat oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi dan kebutuhan yang diinginkannya.

Pada tahun 2000 Indonesia mengeluarkan Kepres dan Inpres tentang telematika seperti ini :

Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI) dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika.

Hal tersebut terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai semua bidang usaha yang bergerak di dalam telematika yang diatur oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Telematika yang berada dan bertanggung jawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.

Dan pada perkembangannya, telematika sekarang akan mengacu kepada istilah automobile systems yang menggabungkan Global Positioning System (GPS) dan komunikasi nirkabel lainnya untuk mengetahui lokasi jalan atau mengetahui suatu tempat dengan mudah dan cepat.

Sekarang ini sudah banyak produsen mobil-mobil yang menggunakan teknologi telematika untuk melengkapi mobil buatannya dengan layanan yang berbasis nirkabel yang dapat dikendalikan oleh perintah suara. Telematika semacam itu dapat memungkinkan pengguna kendaraan bermotor untuk melakukan berbagai fungsi nirkabel seperti mengakses Internet, mendownload audio menerima atau mengirim email, dan video digital file.

Jadi, kemudahan yang diberikan oleh teknologi telematika di zaman sekarang atau masa depan akan mampu meningkatkan kinerja usaha, memperbaiki kualitas produk, dan menghemat biaya. Masyarakat juga mendapat manfaat yang banyak dari teknologi telematika untuk meningkatkan kualitas hidup.

Agung Santoso

(10107080)

Read More..

Teknologi Telematika

Tugas Kelompok Pengantar Telematika

Nama Kelompok :
Agung Santoso (10107080)
Kiki Sulendra (10107984)




UNIVERSITAS GUNADARMA


Teknologi pada Telematika

Pengertian Graphical User Interface (GUI)

Mungkin kita sering mendengar apa itu GUI atau Graphical User Interface, tentu saja yang muncul dari pikiran kita pertama kali GUI itu merupakan sesuatu yang memungkinkan kita untuk bisa bertatap muka dengan komputer atau berkomunikasi dengan sistem yang ada pada komputer. Jadi GUI memang suatu cara yang dapat digunakan oleh pengguna komputer untuk melakukan komunikasi dengan sistem yang ada.

Pengertian User Interface

Selain GUI, ada juga istilah User Interface. User Interface sama seperti GUI yaitu untuk melakukan suatu komunikasi oleh pengguna (user) dengan sebuah sistem yang ada pada komputer. User Interface sendiri dapat menerima sebuah informasi yang didapat dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada seorang pengguna untuk menyelesaikan suatu masalah. Selain itu dapat berfungsi untuk menampilkan penjelasan dari sebuah sistem dan memberikan petunjuk tentang pemakaian sebuah sistem yang digunakan secara menyeluruh sehingga para penggunanya mengerti dengan apa yang akan dilakukan nantinya kepada sistem tersebut.

Jaringan Wireless (Wireless Network)

Teknologi jaringan yang ada pada sekarang ini sudah sangat berkembang dengan berkembangnya berbagai macam teknologi yang ada di dunia. Berbagai macam teknologi sudah dikembangkan agar kita bisa berkomunikasi dengan lebih mudah. Pada zaman sekarang, sudah banyak yang mulai menerapkan teknologi wireless atau biasa kita sebut juga dengan nama Wireless Fidelity (WiFi). Contohnya kita dapat melihat seperti di berbagai tempat jajanan, berkumpul sampai tempat berbelanja pun ada yang sudah menawarkan fasilitas WIFI / tempat untuk Hotspot yang dapat diakses oleh semua orang / para penggunanya.

Dapat dilihat seperti di Mal dan tempat makan para pengusaha berusaha menawarkan Hotspot Area yang dapat di akses oleh semua orang / para pelanggannya dengan gratis. Oleh karena itu kita harus mengerti dan mengetahui apa yang dimaksud jaringan wireless.

Jaringan Wireless (Wireless Network), jaringan wireless merupakan jaringan tanpa kabel, yaitu dengan menggunakan media gelombang udara yang digunakan sebagai penghubung data. Wireless dapat disambungkan dengan dua / lebih komputer pada area yang sulit untuk dipasang kabel jaringan, sehingga mempermudah koneksi antar komputer.

Alamat pada sebuah jaringan wireless ditentukan oleh ID yang sudah pasti atau yang ada pada masing-masing komputer. Pengiriman data pada wireless bersifat antrian, jika didalam jaringan sedang kosong dan tidak ada aktifitas pengiriman data maka akan langsung bisa dikirimkan datanya, sedangkan jika ada aktifitas pengiriman data yang lain maka akan menunggu untuk mengirimkannya kembali.

Jenis Konfigurasi di dalam Wireless LAN (WLAN) terdapat dua jenis yang dapat dipakai dalam jaringan berbasis WLAN, yaitu:

o Berbasis Ad-hoc

Gambar WLAN bebasis Ad Hoc


Pada jaringan berbasis Ad Hoc ini, komunikasi yang dilakukan antar komputer dilakukan secara langsung tanpa menggunakan konfigurasi selama sinyal yang didapat dari Access Point diterima dengan baik oleh komputer.

o Berbasis Infrastruktur

Gambar WLAN bebasis Infrastruktur

Pada jaringan berbasis infrastruktur ini terdapat satu dan bisa juga terdapat lebih banyak Access Point yang bisa menghubungkan jaringan WLAN melalui jaringan yang menggunakan kabel. Pada jaringan berbasis infrastruktur ini Access Point tidak lagi memerlukan sebuah perantara kabel untuk mengkoneksikan dengan jaringan.

Terminal

Terminal adalah sebuah paket data yang terdapat didalam sebuah komputer yang bisa dilihat maupun ditampilkan dengan jarak yang jauh maupun dekat sekalipun. Terminal juga mampu untuk menghubungkan suatu komputer dengan Host yang ada.

Read More..

Rabu, 05 Januari 2011

pengembangan sistem informasi

Pengembangan Sistem Informasi

Apa itu pengembangan sistem informasi :
Yang dimaksud dengan pengembangan sistem informasi adalah menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.

Ada 3 alasan mengapa diperlukannya pengembangan sistem informasi dalam suatu perusahaan :
1. Adanya masalah-masalah yang timbul dari sistem yang lama.
2. Untuk meraih kesempatan-kesempatan dalam berbagai hal.
3. Adanya instruksi dari pimpinan atau adanya peraturan dari pemerintah.

Harapan yang ada pada sistem yang baru adalah sebagai berikut :
- Kinerja : bagaimana kinerja system yang baru bekerja, apakah kinerjanya lebih baik atau tidak.
- Kualitas informasi yang disajikan : kualitas yang disajikan dalam sistem yang baru harus lebih baik daripada sistem yang lama.
- Keuntungan : dalah hal ini maksudnya adalah dalam pengembangan system apakah ada penurunan biaya atau tidak.
- Kontrol : bagaimana pengendalian yang dapat dilakukan dengan system yang baru,apakah sudah sesuai atau tidak.
- Efisiensi : didalam suatu sistem yang baru diharapkan efisiensi yang bisa menghemat waktu dan lebih cepat.
- Pelayanan : system yang baru diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik dibandingkan dengan system yang lama.

Didalam pengembangan system informasi terdapat beberapa prinsip , diantaranya :
1. Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen.
2. Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar.
3. Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik.
4. Tahapan kerja dan tugas-tugas yang baru dilakukan dalam proses pengembangan sistem.
5. Proses pengembangan sistem tidak harus urut.
6. Jangan takut membatalkan proyek.
7. Dokumentasi harus ada untuk pedoman dalam pengembangan sistem.


Pengembangan sistem tidak selalu berhasil dan tidak memberikan hasil yang mungkin sesuai dengan keinginan, dibawah ini adalah penyebab terjadinya kegagalan dalam pengembangan sistem :
1. Kurangnya penyesuaian pengembangan sistem
2. Kelalaian menetapkan kebutuhan pemakai dan melibatkan pemakai.
3. Kurang sempurnanya evaluasi kualitas dan analisis biaya.
4. Adanya kerusakan dan kesalahan rancangan.
5. Penggunaan teknologi komputer dan perangkat lunak yang tidak direncanakan dan pemasangan teknologi tidak sesuai.
6. Pengembangan sistem yang tidak dapat dipelihara.
7. Implementasi yang direncanakan dilaksanakan kurang baik.

Jika terjadi kegagalan pengembangan sistem kita harus mengetahui bagaimana cara mengatasi kegagalan sistem. Dibawah ini adalah beberapa cara mengatasi kegagalan sistem :
1. SDLC ( System Development Life Cycle ).
2. Prototipe.
3. Perangkat Pemodelan.
4. Teknik Manajemen Proyek.
5. CASE.
6. JAD ( Joint Application Development ).
7. Keterlibatan pemakai.
Read More..